Pesawat Amelia Earhart yang Hilang Diduga Ditemukan di Samudera Pasifik Setelah 87 Tahun

Bagikan

Jakarta – Misteri hilangnya pesawat milik pilot wanita legendaris Amerika Serikat, Amelia Earhart, yang menghilang 87 tahun lalu, mungkin telah terpecahkan. Sebuah perusahaan eksplorasi laut, Deep Sea Vision, mengklaim telah menemukan bangkai pesawat yang diduga merupakan Lockheed 10-E Electra yang dikendarai oleh Earhart ketika ia menghilang pada tahun 1937.

Tony Romeo, pendiri Deep Sea Vision dan seorang mantan perwira intelijen Angkatan Udara AS, mengungkapkan bahwa timnya menggunakan drone bawah laut tanpa awak untuk memindai dasar laut Samudera Pasifik seluas lebih dari 8.000 kilometer persegi antara bulan September dan Desember 2023. Hasil pemindaian sonar pada bulan Desember menunjukkan gambar yang diyakini sebagai bangkai pesawat tersebut, yang ditemukan sekitar 160 kilometer dari Pulau Howland, tempat yang seharusnya menjadi tempat Earhart dan navigatornya, Fred Noonan, mengisi bahan bakar pesawat dalam misi mereka.

Pendapat terbagi tentang kebenaran temuan ini. Dorothy Cochrane, perwakilan dari Museum Dirgantara dan Luar Angkasa di Institut Smithsonian, mengindikasikan bahwa gambar sonar yang dihasilkan dalam ekspedisi tersebut mungkin diambil dari lokasi yang akurat dan sesuai dengan lokasi yang diyakini sebagai rute penerbangan Earhart. Namun, para ahli lainnya menekankan bahwa diperlukan bukti lebih lanjut, termasuk identifikasi nomor seri pesawat, untuk memastikan kebenaran temuan ini.

Amelia Earhart, seorang pionir dalam bidang penerbangan, dikenal karena prestasinya sebagai wanita pertama yang terbang sendiri melintasi Samudra Atlantik, serta sebagai orang pertama yang terbang sendirian dari Hawaii ke daratan Amerika Serikat. Namun, nasibnya yang misterius setelah ia hilang pada bulan Juli 1937 di Samudera Pasifik tetap menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah penerbangan.

Penemuan ini memunculkan harapan baru untuk memecahkan misteri hilangnya Amelia Earhart dan membawa penutup bagi keluarga dan penggemarnya yang telah lama menantikan jawaban atas keberadaannya. Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut dan verifikasi yang cermat tetap diperlukan sebelum kebenaran temuan ini dapat dipastikan dengan pasti.

Artikel terkait
Terkini
Follow us