Buku ini membahas peran komunikasi internasional dalam memperkuat stabilitas regional melalui kiprah Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Dengan menelaah piagam, kebijakan, dan praktik diplomasi OKI, buku ini menunjukkan bahwa efektivitas organisasi tidak hanya bergantung pada struktur formalnya, tetapi juga pada kekompakan negara-negara anggota serta strategi komunikasi yang terintegrasi.
Berbeda dari pandangan yang menilai peran OKI sekadar simbolis, buku ini menegaskan bahwa diplomasi dan komunikasi publik OKI memiliki potensi besar dalam meredam konflik, menghadapi isu global seperti Islamofobia, dan memperkuat solidaritas dunia Islam. Buku ini juga menyoroti pentingnya modal spiritual dan kesadaran kolektif umat, sekaligus menawarkan kritik terhadap pendekatan realis yang mengabaikan dimensi tersebut.