
Perbaungan – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dari Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, mengajak masyarakat Serdang Bedagai memperkuat persatuan dan kebersamaan setelah serangkaian bencana alam melanda wilayah Sumatera.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Jalan Melinda II, Komplek Sawit Indah, Kelurahan Batang Terap, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu dilaksanakan bekerja sama dengan Al Washliyah Serdang Bedagai dan diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Dalam pemaparannya, Dedi menegaskan bahwa nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika—menjadi pegangan penting untuk memulihkan kondisi sosial masyarakat pascabencana.
Ia mengingatkan bahwa bencana tidak membedakan latar belakang suku, agama, maupun kelompok. Karena itu, menurutnya, masyarakat justru harus semakin solid dan saling membantu dalam menghadapi masa pemulihan.
Dedi juga menyoroti potensi munculnya persoalan sosial setelah bencana, seperti keterbatasan bantuan dan tekanan ekonomi. Untuk itu, ia mengajak warga menjadikan semangat Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar untuk saling menguatkan.
“Jangan sampai bencana alam disusul bencana sosial. Yang kuat harus membantu yang lemah. Keberagaman kita justru menjadi kekuatan untuk bangkit bersama,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, Dedi menekankan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga situasi tetap kondusif di tingkat lokal. Ia juga meminta agar masyarakat ikut mengawasi proses pemulihan pascabencana agar berjalan adil dan tidak diskriminatif.
Menurutnya, menjaga keutuhan NKRI di daerah terdampak bencana tidak hanya soal persatuan, tetapi juga tentang menjaga lingkungan agar tidak menimbulkan bencana baru di masa depan.
Sementara itu, narasumber kedua, Jainal Abidin, menekankan pentingnya gotong royong dan peran masyarakat dalam membangun kembali kehidupan sosial warga Serdang Bedagai.
Para peserta tampak antusias mengikuti diskusi dan menyampaikan berbagai gagasan terkait penanganan dampak bencana yang memanfaatkan kearifan lokal serta semangat kebersamaan.