Kementerian Pertahanan Inggris Uji Coba Senjata Laser Berkekuatan Tinggi Pertama Kali

Bagikan

Kementerian Pertahanan Inggris berhasil melaksanakan uji coba senjata laser militer berkekuatan tinggi pertamanya di Hebrides Range MoD. Senjata inovatif yang diberi nama “DragonFire” ini mengadopsi teknologi Sistem Energi Terarah Laser (LDEW), yang diungkapkan dapat merevolusi ruang pertempuran.

Detail mengenai target jangkauan senjata laser ini masih dirahasiakan oleh Kementerian Pertahanan Inggris. Namun, situs resminya mencatat bahwa DragonFire memiliki kemampuan untuk menghadapi dan menyerang target apa pun yang terlihat.

Senjata laser DragonFire memanfaatkan teknologi berkekuatan tinggi yang memungkinkannya menembakkan laser dari jarak jauh. Ketepatan bidiknya diperkirakan bisa mencapai satu koin kecil dari jarak satu kilometer, menandakan tingkat presisi yang luar biasa. Kecepatan cahaya yang dimiliki senjata ini juga membuatnya mampu menembus target dengan efisiensi tinggi.

Menteri Pertahanan Inggris, Grant Shapps, menggambarkan DragonFire sebagai jenis persenjataan mutakhir yang dapat membawa revolusi di ruang pertempuran. Ia menekankan bahwa senjata ini memiliki risiko minimal terhadap kerusakan sistem, serta memuji investasi bersama mitra industri dalam teknologi canggih.

“Investasi dengan mitra industri dalam teknologi canggih, seperti DragonFire, sangat penting di masa persaingan ini. Kami terbantu dengan senjata laser ini untuk mempertahankan keunggulan dalam memenangkan pertempuran,” ucap Grant Shapps, seperti yang dikutip dari situs Kementerian Pertahanan Inggris.

Uji coba senjata laser dilakukan di Hebrides Range MoD, sebuah lokasi yang dijadikan tempat untuk menguji segala jenis persenjataan dengan daya hancur tinggi. Grant Shapps juga menyatakan bahwa biaya perawatan senjata laser Inggris tergolong murah, menjadikannya sebagai alternatif potensial untuk masa depan pertahanan Inggris.

Proyek pembuatan senjata laser DragonFire melibatkan kerja sama erat dengan Laboratorium Sains dan Teknologi Pertahanan Inggris, serta industri mitra seperti MBDA, Leonardo, dan QinetiQ. Pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan uji coba senjata ini sebagai bagian integral dari pertahanan udara Inggris di masa depan.

Artikel terkait
Terkini
Follow us